ajeng.saraswati10's blog

Just another weblog

Perbedaan SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory) dan DDRAM

September16

Perbedaan DDRAM dan SDRAM.

SDRAM adalah memori RAM tipe lama sedangkan DDRAM adalah memori RAM tipe baru yang sekarang banyak digunakan. SDRAM sangat berbeda dengan DDRAM. SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), memori ini tergolong volatile, memory yang dengan mudah kehilangan data bila tidak mendapatkan sokongan daya atau bila komputer mati (off). Kata volatile berasal dari bahasa Inggris yang berarti ‘mudah menguap’ atau ‘mudah berubah’. Slot memori untuk SDRAM adalah 168 Pin. Bentuk SDRAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). SDRAM memiliki kecepatan di atas 100 Mhz.

DDRAM adalah tipe RAM yang menyimpan setiap bit data pada kapasitor yang terpisah dalam sebuah IC. Keuntungan dari DDRAM adalah memori ini secara struktural sangat sederhana, untuk setiap bitnya menghendaki sebuah transistor dan sebuah kapasitor. Kondisi seperti ini yang memungkinkan DDRAM mampu menyimpan data dengan kepadatan yang sangat tinggi. DDRAM memiliki kecepatan sangat tinggi hingga 1033 Mhz. Slot memori untuk DDRAM adalah 192 Pin. Bentuk DDRAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM), sudah banyak digunakan untuk computer dengan processor Pentium 4.

Gambar SDRAM dan DDRAM :

SDRAM          :

DDRAM         :

Saat ini penggunaan RAM jenis SDRAM sudah semakin ditinggalkan karena keterbatasannya apabila digunakan pada sistem dengan processor yang cepat, misalnya pada Pentium 4. Sebagai gantinya adalah DDRAM. Selisih harga DDRAM tidak terlalu jauh dengan SDRAM, maka disarankan untuk memasang DDRAM, khususnya apabila mainboard yang dimiliki mendukung penggunaan RAM jenis ini.

Tentang Tanah, Ilmu Tanah, dan Manajemen Sumberdaya Lahan

September7

Saya Ajeng Febrina Saraswati. Lahir di Bogor pada tanggal 5 Februari 1992. Sekarang saya berkuliah di Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Departemen Manajemen Sumberdaya Lahan. Dahulu kala lebih dikenal sebagai Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan. Departemen seperti apakah Manajemen Sumberdaya Lahan ? Apakah hubungannya dengan Tanah dan Ilmu Tanah ? Untuk para pembaca yang saya hormati, ada sedikit penjelasan tentang departemen yang saya banggakan ini.

 

   Tanah. Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman.  Tanah juga menyuplai kebutuhan air dan udara untuk tanaman. Tanah juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyuplai hara atau nutrisi untuk tanaman. Selain itu, tanah berfungsi juga sebagai habitat organisme yang secara aktif membantu proses penyediaan unsur hara.
   Sedangkan Ilmu tanah adalah pengkajian terhadap tanah sebagai sumber daya alam. Ilmu tanah mempelajari beberapa aspek tentang tanah, diantaranya adalah pembentukan, klasifikasi, pemetaan, sifat fisik, sifat kimia, sifat biologi, kesuburan, dan pemanfaatan serta cara pengelolaannya. Ilmu tanah dipelajari oleh berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti ilmu-ilmu keteknikan (rekayasa), agronomi/pertanian, kimia, geologi, geografi, ekologi, biologi (termasuk cabang-cabangnya), ilmu sanitasi, arkeologi, dan perencanaan wilayah. Akibat banyaknya pendekatan untuk mengkaji tanah, ilmu tanah bersifat multidisiplin dan memiliki sisi ilmu murni maupun ilmu terapan.
Ilmu tanah dibagi menjadi dua cabang utama yaitu pedologi dan edafologi. Pedologi mempelajari tanah sebagai objek geologi, sedangkan edafologi, atau ilmu kesuburan tanah, mempelajari tanah sebagai benda pendukung kehidupan. Keduanya menggunakan alat-alat dan sering kali juga menggunakan metodologi yang sama dalam mempelajari tanah, sehingga muncul pula disiplin ilmu seperti fisika tanah, kimia tanah, biologi tanah (atau ekologi tanah), serta ilmu konservasi tanah. Tanah juga memiliki aspek ketataruangan dan sipil, akibatnya berkembang pula disiplin ilmu seperti mekanika tanah, pemetaan (kartografi), geodesi dan survey tanah, serta pedometrika atau pedostatistika. Penggunaan informatika juga menghasilkan beberapa ilmu campuran seperti geomatika.
   Setelah mengetahui Tanah dan Ilmunya, Departemen  Manajemen dan Sumberdaya Lahan mempunyai mandat dalam pengembangan ilmu dan teknologi tanah dan lahan. Dilihat dari segi biofisik dan ruang yang meliputi pencirian, penggolongan, inventarisasi dan proses-proses yang terjadi serta perencanaan, pemanfaatan dan pengelolaan tanah dan lahan yang berkelanjutan.
Departemen ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan sarjana pertanian yang menguasai ilmu tanah dan lahan, dan mampu memahami fungsi tanah dan lahan sebagai faktor produksi untuk memanfaatkannya secara ekonomis dengan tetap bersandar pada kaidah kelestarian lingkungan.
Mata kuliah yang dipelajari diantaranya mengenai pengertian tanah dan pencirian edafologik, asal, sifat, dan klasifikasi bahan induk tanah, pembentukan tanah, sifat fisik tanah mineral, pengadaan dan tersedianya unsur hara dalam tanah mineral, koloid tanah, organisme tanah, air tanah, kehilangan air dalam bentuk uap dan cairan serta pengaturannya.
   Manfaat tanah, ilmu, dan manajemennya sangat penting diketahui dan dipelajari oleh manusia, karena tanah merupakan sumberdaya alam terpenting yang menopang hidup manusia, hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, kita harus menjaga tanah tempat kita berpijak dari hal-hal yang merugikan dan juga merusak struktur maupun komposisi dalam tanah.
posted under Pertanian | No Comments »